Final NBA 2016, Cleveland Cavaliers Catatkan Sejarah

0
Final NBA 2016, Cleveland Cavaliers Catatkan Sejarah
Iklan Baris NAREMA.ID - Situs Pasang Iklan Baris Online Gratis Tanpa Ribet

“With a Game 7 win, @cavs would become the 1st team in @NBAHistory to win an after trailing 3-1.”

Cleveland Cavaliers, Juara NBA 2016 (Twitter: @cavs)

Narema.id, OAKLAND – Cleveland Cavaliers menjadi juara NBA 2015-2016 seusai menang 4-3 atas Golden State Warrios. Ini merupakan gelar pertama bagi mereka yang pernah diraih sepanjang sejarah klub.

Sebelumnya, Cavaliers hanya dua kali melangkah ke final NBA, yaitu pada 2007 dan 2015. Mereka berhasil menjadi yang terbaik untuk tahun ini seusai mengalahkan juara musim lalu, Golden State Warriors.

Keberhasilan Cavaliers tahun ini tergolong istimewa. LeBron James dkk berhasil menjadi tim pertama yang bisa memenangi final NBA setelah tertinggal 1-3, berikut diungkapkan melalui akun medial sosial Twitter @nbastats.

Warriors memenangi gim pertama dan kedua. Cavaliers sempat memperkecil kedudukan setelah menang di gim ketiga, tetapi Warrios kembali melaju pada gim keempat.

Skors terhadap Draymond Green dan fouled out Stephen Curry pada gim kelima dan keenam membuat Warriors tak berdaya. Cavaliers mampu memanfaatkan keadaan dengan baik sehingga bisa mengatasi ketertinggalan dan menyamakan kedudukan.

Pada pertandingan gim ketujuh di Oracle Arena, Cavaliers menang 93-89 atas tuan rumah, Golden State Warriors, setelah melalui pertandingan yang sangat ketat dan saling kejar-mengejar poin.

Cavaliers menjadi tim pertama yang berhasil memenangi final NBA pada gim ke-7 di kandang lawan sejak Washington Bullets pada 1978.

LeBron James menjadi Pemain Terbaik atau Most Valuable Player (MVP) di Final NBA 2016. Dia mencetak triple double (mencatat dua digit statistik permainan) ke-6 sepanjang kariernya di final.

Pada gim ketujuh melawan Warriors, dia mengemas 27 poin, 11 assist, dan 11 rebound. LeBron James kalah dari Magic Johnson soal triple double, legenda LA Lakers yang sudah 7 kali melakukannya pada partai final NBA.

Bagi James, kemenangan ini membayar dua kegagalannya bersama Cavaliers pada 2007 dan 2015. Total, dia telah mengoleksi tiga cincin juara NBA dimana dua lainnya dia raih saat bersama Miami Heat.

“Gelar ini untuk kalian semua, warga Cleveland,” kata James seusai pertandingan.

Rekor apik juga dicatat Tyronn Lue. Suksesor David Blatt sebagai head coach NBA sejak 22 Januari 2016 itu merupakan pelatih termuda kedua sepanjang sejarah NBA yang berhasil mengantarkan timnya menjadi juara.

Lue mengantarkan Cavaliers menjadi juara dalam usia 39 tahun 47 hari. Pelatih kelahiran 3 Mei 1977 itu hanya kalah muda dari Bill Russell (35 tahun 82 hari) saat mengantarkan Boston Celtics menjadi juara NBA 1969 sebagai player-coach.

Sumber: olahraga.kompas.com

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here